Kejadian handphone meledak memang jarang terjadi, tetapi ketika muncul di berita atau media sosial, kasus ini langsung membuat banyak orang khawatir. Wajar saja, karena handphone adalah benda yang selalu dekat dengan kita: dipakai di tangan, disimpan di saku, diletakkan di kasur, bahkan sering digunakan saat sedang di-charge.
Pengguna Vivo y17s atau smartphone apa pun perlu memahami bahwa handphone sebenarnya menggunakan baterai lithium yang sensitif. Jika baterai mengalami kerusakan, panas berlebih, atau penggunaan yang tidak aman, risiko terjadinya ledakan bisa meningkat. Namun, penting juga untuk tetap berpikir realistis: ledakan HP bukan sesuatu yang terjadi “tiba-tiba tanpa sebab”. Hampir selalu ada faktor pemicu di baliknya.
Berikut ini penjelasan lengkap mengapa bisa ada kejadian handphone meledak dan apa yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya.
1) Kerusakan pada Baterai Lithium
Mayoritas handphone modern, termasuk Vivo y17s, menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer. Jenis baterai ini punya keunggulan seperti ringan, kapasitas besar, dan cepat diisi. Namun, baterai lithium juga memiliki risiko jika:
- rusak secara fisik
- mengalami overheat
- terkena tekanan atau benturan keras
- mengalami cacat produksi
Jika baterai rusak, bisa terjadi reaksi yang disebut thermal runaway, yaitu kondisi ketika suhu baterai naik terus-menerus tanpa bisa dihentikan. Inilah yang bisa menyebabkan baterai menggelembung, mengeluarkan asap, hingga meledak.
2) Menggunakan Charger Tidak Original atau Tidak Sesuai
Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah penggunaan charger yang tidak sesuai spesifikasi. Charger palsu atau kualitas rendah bisa memberikan arus listrik yang tidak stabil. Akibatnya, baterai dipaksa bekerja di luar batas normal.
Risiko charger tidak sesuai:
- baterai cepat panas
- pengisian tidak stabil
- baterai cepat rusak
- potensi korsleting pada port charger
Untuk Vivo y17s, sebaiknya gunakan charger original atau charger berkualitas yang benar-benar kompatibel dengan standar Vivo.
3) Mengisi Daya Terlalu Lama dan Tanpa Pengawasan
Sebenarnya, banyak HP modern sudah memiliki sistem proteksi agar pengisian berhenti saat baterai penuh. Namun, jika HP sudah lama dipakai, baterai mulai menurun, atau charger bermasalah, pengisian berlebihan tetap bisa memicu panas.
Kebiasaan yang berisiko:
- mengisi daya semalaman setiap hari
- mengisi daya di tempat panas
- mengisi daya sambil menutup HP dengan bantal atau selimut
- mengisi daya di kasur
Jika panas tidak bisa keluar, suhu akan naik lebih cepat dan berbahaya.
4) HP Dipakai Berat Saat Sedang di-Charge
Banyak orang menggunakan HP sambil di-charge untuk bermain game, menonton video, atau video call. Ini membuat baterai menerima arus listrik sekaligus mengeluarkan daya dalam waktu bersamaan. Beban tersebut meningkatkan suhu perangkat.
Pada Vivo y17s, kondisi ini bisa membuat HP terasa panas di bagian belakang. Jika dilakukan terus-menerus, baterai bisa lebih cepat rusak dan meningkatkan risiko masalah serius.
5) Kerusakan pada Komponen Internal atau Korsleting
Ledakan HP tidak selalu murni dari baterai. Kadang, masalah berasal dari komponen internal seperti:
- IC power
- port charging
- kabel fleksibel
- motherboard yang mengalami korslet
Korsleting bisa menimbulkan percikan atau panas berlebih. Jika panas tersebut mengenai baterai, risiko ledakan meningkat.
6) HP Terjatuh atau Terkena Benturan Keras
Benturan keras dapat merusak struktur baterai. Kadang, efeknya tidak langsung terlihat. HP tetap bisa dipakai, tetapi baterai menjadi tidak stabil. Dalam beberapa kasus, baterai bisa:
- cepat panas
- menggelembung
- tiba-tiba drop
- bahkan memicu thermal runaway
Jika Vivo y17s kamu pernah jatuh cukup keras, sebaiknya perhatikan tanda-tanda baterai bermasalah.
7) Baterai Palsu atau Penggantian Tidak Resmi
Pada HP bekas, salah satu risiko terbesar adalah baterai yang sudah pernah diganti dengan baterai tidak original. Baterai palsu biasanya tidak punya sistem keamanan sebaik baterai resmi.
Risiko baterai palsu:
- cepat panas
- cepat rusak
- kapasitas tidak sesuai
- proteksi pengisian lemah
Karena itu, jika kamu membeli Vivo y17s bekas, penting untuk mengecek apakah baterainya masih original atau pernah diganti.
Tanda HP Berisiko Meledak
Beberapa tanda yang perlu kamu waspadai:
- HP cepat panas meski dipakai ringan
- baterai menggembung (body belakang terangkat)
- bau menyengat dari HP
- HP sering restart sendiri
- HP tiba-tiba mati padahal baterai masih ada
Jika kamu mengalami hal-hal tersebut, segera hentikan pemakaian dan bawa ke service center.
Handphone meledak bukan terjadi tanpa sebab. Umumnya, penyebabnya adalah baterai lithium yang rusak, penggunaan charger tidak sesuai, pengisian daya terlalu lama, penggunaan berat saat charging, korsleting internal, benturan keras, atau penggunaan baterai palsu. Pada Vivo y17s, risiko ini bisa dicegah dengan perawatan yang benar, penggunaan charger resmi, dan kebiasaan charging yang aman.
Jika kamu ingin membeli Vivo y17s bekas, pastikan kondisi baterai dan kelistrikannya aman. Dan untuk urusan membeli kendaraan bekas yang lebih praktis dan aman, kamu bisa mempertimbangkan OLXmobbi sebagai tempat mencari kendaraan bekas yang terpercaya. Setiap proses jual beli di OLXmobbi akan dilakukan secara cepat, aman dan nyaman. Itulah mengapa membeli kendaraan bekas maupun baru kini tidaklah sulit dengan banyaknya pilihan situs jual beli online yang bisa kamu pilih sesuai keinginan.